Sabtu, 24 September 2016

Hikmah dari sebuah ujian.

Bismillahirrahmanirrahim.

Bila Allah beri kita sakit,
Sebenarnya Dia beri kita ganjaran.
Sebenarnya Dia beri kita pengalaman.
Sebenarnya Dia anugerahkan kita kekuatan.
Dan bila Dia hadiahkan kita pengalaman, maka kita dapat berkongsi dengan yang lain tentang rahsia-rahsia Allah disebalik sebuah kehidupan.

(Dari aplikasi whatsaap)⬇

TENTANG SAKIT
Suatu hari Rasulullah  SAW didatangi seorang bapa dan anak gadisnya. Bapa tersebut meminta Rasulullah SAW untuk menikahi anak gadisnya dan mengatakan bahawa anak gadisnya merupakan anak yang sangat luar biasa dimana anaknya *sejak kecil sampai sekarang tidak pernah sakit*

Rasulullah SAW tersenyum dan beliau diberitahu oleh Malaikat Jibril untuk menolaknya kerana *tidak ada kebaikan* dalam diri anak gadis itu.

Sungguh luar biasa makna sakit itu,ternyata dengan datangnya penyakit pada diri kita itu mendatangkan berbagai kebaikan.
Bahkan sebahagian ulama mengatakan orang yang sedang sakit itu adalah sangat dicintai Allah...

Sakit kalau kita teladani dengan positif:

✅~ *Sakit itu "Zikrullah"*

Orang yang sedang sakit akan lebih sering menyebut Asma Allah dibandingkan ketika dalam sihatnya.

✅~ *Sakit itu "Istighfar"*

Orang yang sedang sakit akan teringat dosa-dosa yang pernah dilakukan sehingga lisan akan terbimbing untuk selalu beristighfar dan memohon keampunan dari Allah.

✅~ *Sakit itu "Tauhid"*

Bukankah saat sedang hebat rasa sakit, kalimat thoyyibah yang akan terus diungkapkan?

✅~ *Sakit itu "Muhasabah"*

Orang yang sedang sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri, menghitung-hitung bekal apa yang telah dikumpulkan untuk kembali menghadap Illahi.

✅~ *Sakit itu "Jihad"*

Orang yang sedang sakit tidak diperbolehkan hanya pasrah tetapi diwajibkan terus berusaha dan berikhtiar untuk mencapai kesembuhan.

✅~ *Sakit itu "Ilmu"*

Bukankah ketika sakit, kita akan memeriksa, berikhtiar dan pada akhirnya merawat diri agar ada ilmu untuk tidak mudah kena penyakit lagi.

✅~ *Sakit itu "Nasihat"*

Orang sakit mengingatkan yang sihat untuk jaga diri. Yang sihat menghibur yang sakit agar mahu bersabar.
Allah cinta dan sayang keduanya.

✅~ *Sakit itu "Silaturrahim"*

Saat jumpa, bukankah keluarga yang jarang bertemu akhirnya datang menjenguk dgn penuh senyum dan rindu mesra? Kerana itu pula sakit menjadi pengikat ukhuwah.

✅~ *Sakit itu "Penggugur Dosa"*

Orang yang sedang sakit sesungguhnya dia sedang dicintai sang Pencipta sekaligus sedang diberi ujian..tentu kalau diterima dengan sabar dan tawakal akan menggugurkan dosa-dosa.

✅~ *Sakit itu "Mustajab Do'a"*

Sesungguhnya do'a orang yang sedang sakit mustajab, maka saat kita menziarahi orang yang sakit disamping kita mendo'akan maka mintalah do'anya.
Imam As-Suyuthi  selalu mengelilingi kota mencari orang sakit lalu beliau minta dido'akan.

✅~ *Sakit itu salah satu keadaan yang "Menyulitkan Syaitan"*

Orang yang sedang sakit diajak maksiat tak mampu dan tak mahu. Dosa yang lalu disesali dan mohon keampunan.

✅~ *Sakit itu membuat "Sedikit tertawa dan banyak menangis"*

Satu sikap ke-Insaf-an yang disukai Nabi dan para makhluk langit.

✅~ *Sakit meningkatkan kualiti "Ibadah"*

Rukuk - Sujud lebih khusyuk,
Tasbih - Istighfar lebih sering,
Bermunajat - Do'a jadi lebih lama.

✅~ *Sakit itu memperbaiki "Akhlak"*

Kesombongan terkikis, sifat tamak dipaksa tunduk, peribadi dibiasakan santun, lembut dan tawadhu'.

✅~ Dan pada akhirnya *"SAKIT"* membawa kita untuk selalu ingat akan *"KEMATIAN"*

Tiada ulasan:

Catat Ulasan